Manusia atau homo sapiens adalah primata yang sangat pintar, manusia lah yang menjadi penduduk dominan di planet Bumi. Sebagai manusia kita harus memahami, menerima, dan tentunya menyayangi diri kita sendiri. Tentunya, untuk bisa melakukan hal-hal tersebut kita mempunyai cara kita masing-masing.
Sebelum kita bisa mengenal orang lain kita harus mengenal diri kita sendiri terlebih dahulu. Tentu saja mengenali diri kita sendiri bukanlah hal yang mudah, tetapi perlu diketahui bahwa dengan mengenal diri kita sendiri, kita akan paham tentang diri kita dan kita akan lebih yakin dalam membuat keputusan yang berbeda dari yang sebelumnya belum pernah atau pernah kita pilih. Menurut saya, untuk bisa memahami diri sendiri kita perlu mengetahui apa yang sebenarnya saya inginkan, sedangkan untuk mengetahui apa yang sebenarnya saya inginkan saya perlu mengetahui apa yang sebenarnya membuat saya bahagia. Kebahagiaan untuk setiap orang tentu saja berbeda-beda, hal tersebut bisa berupa hobi, keberadaan orang lain, atau bahkan hal-hal sederhana yang biasa kita temukan dalam hidup kita. Maka menurut saya, dengan mengetahui apa yang membuat saya bahagia, saya akan bisa memahami diri saya sendiri. Saat kita memahami diri kita sendiri, kita akan lebih yakin dala membuat keputusan, hal ini harus kita lampiaskan dalam menjalankan kewajiban kita yang tentunya juga untuk mencapai kebahagiaan yang kita inginkan.
Kita harus menghargai seluruh bagian yang ada dalam diri kita, dan untuk menghargai seluruh bagian tersebut kita harus bisa menerima kekurangan yang kita miliki. Menurut saya, suatu saat pasti saja saya akan menemukan kekurangan yang sebenarnya saya miliki, tetapi saya merasa bahwa saya harus bisa merangkul dan menerima kekurangan saya itu, itu lah definisi menerima diri sendiri bagi saya. Selain menerima kekurangan yang saya miliki, saya juga harus mencari cara untuk menanggulangi kekurangan itu, saya harus mencari cara untuk mengatasi kekurangan-kekurangan yang saya miliki, jika saya sudah berhasil melakukan itu saya akan merasa bahwa saya sudah benar-benar menerima diri saya. Dalam melaksanakan kewajiban saya, saya tidak boleh mengabaikan kekurangan-kekurangan yang saya miliki, tentunya saya harus bisa paham apa kekurangan yang saya miliki, setelah menemukan hal tersebut saya harus bisa menerimanya dan mencari cara untuk mengatasinya, dengan melakukan hal ini, saya akan bisa melakukan kewajiban dengan baik dan sukses dalam mencapai kebahagiaan yang saya inginkan, maka tentu menerima diri kita sendiri sangatlah penting dan bermanfaat.
Sama halnya seperti saat kita menyayangi orang lain, kita juga harus menyayangi diri kita sendiri. Bagi saya arti kasih sayang sangatlah bisa bermacam-macam, tetapi salah satu diantaranya adalah kepedulian. Ketika kita menyayangi orang lain, kita akan merasa peduli kepada orang tersebut, dan menurut saya untuk menyayangi diri kita sendiri saya harus peduli kepada keadaan diri saya. Menurut saya, memahami dan menerima diri kita adalah bagian dari rasa kepedulian kita terhadap diri kita sendiri, saya peduli akan kebahagiaan saya dan apa yang saya ingikan, dan saya juga harus menerima kekurangan-kekurangan yang saya miliki. Terkadang kita perlu istirahat, tetapi kita juga harus tetap berjuang, dengan mengatur keseimbangan antara kebahagiaan dan kewajiban saya, secara tidak langsung saya telah merealisasikan kepedulian saya kepada diri saya sendiri. Menurut saya, saga tidak bisa hanya diam tanpa peduli kepada kondisi diri saya sendiri, saya harus peduli terhadap seluruh aspek dari diri saya sendiri, dan berdasarkan rasa kepedulian yang mendasarkan kasih sayang, dalam menjalankan kewajiban yang ada dalam hidup saya tentu saja hal ini harus didasari dengan rasa kasih sayang, dengan rasa kasih sayang pula saya akan berhasil mencapai kebahagiaan yang saya inginkan. Dalam menyayangi diri saya sendiri, saya harus bisa paham akan diri saya sendiri, saya harus bisa menerima seluruh bagian diri saya, maka bagi saya hal yang paling penting dari semua ini, hal yang sebenarnya bisa menyimpulkan semua faktor ini adalah menyayangi diri sendiri. Setiap manusia tentu membutuhkan kasih sayang, tetapi tanpa kita sadari, kasih sayang yang kita perlukan bukan hanya dari orang lain, melainkan juga dari diri kita sendiri.
0 komentar:
Posting Komentar